![]() |
Foto : Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy dan Dandim 1615 Lombok Timur Inf Amin Muhammad Said |
Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menegaskan komitmen
pengembangan dan pembangunan wilayah selatan termasuk Ekas Buana demi
meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Penegasan tersebut diungkap Bupati
Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy saat menyampaikan sambutannya pada acara
penutupan kegiatan tentara manunggal membangun desa (TMMD) ke-113 di Kabupaten
Lombok Timur yang berlangsung Kamis (9/6/22).
Komitmen tersebut
dapat dilihat dengan disediakannya 4 ha lahan di wilayah selatan bagi kegiatan
yang dikelola Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pengembangan budidaya
komoditas perikanan yang akan menunjang pengembangan wilayah tersebut sebagai
kawasan wisata.
Alasan itu
pula Pemda melakukan penataan di wilayah tersebut dengan melakukan relokasi
nelayan yang sebelumnya mendiami sempadan pantai, ke kawasan lain yang lebih
aman. Pemda bahkan menyediakan rumah layak huni sebanyak 63 unit di mana 30
unit diantaranya telah rampung dikerjakan melalui TMMD.
“Terkait
TMMD, kita akan terus memberikan dukungan sesuai kemampuan Pemda” tegasnya.
TMMD ke-113
ditutup secara resmi oleh Danrem 162 Wirabakti Kolonel CZI
Lalu Rudy Irham Srigede. Selain menyampaikan terima kasih atas
dukungan Pemda dalam pelaksanaan TMMD, Danrem pada kesempatan tersebut juga
membacakan amanat Pangdam IX Udayana Sonny Aprianto yang memaparkan target dan
tujuan pelaksanaan TMMD. Selain itu disampaikan pula harapan agar semangat
kebersamaan yang terbangun selama berlangsungnya TMMD dapat terus dipelihara.
Selain itu persatuan dan kemanunggalan TNI-rakyat juga diharapkan dalam upaya
memelihara hasil kegiatan.
Seperti
dilaporkan Dandim 1615 Lombok Timur Letnan
Kolonel Inf. Amin
Muhammad Said TMMD telah berjalan selama 30 hari
terhitung 11 mei sampai dengan 9 Juni. Selain membangun rumah layak huni untuk
relokasi nelayan, dilaksanakan pula sejumlah program non fisik seperti
penyuluhan, gerakan penghijauan, sosialisasi rekrutmen TNI dan bahaya
penyalahgunaan narkotika dan sejumlah program lainnya. Berbagai kegiatan
tersebut melibatkan 170 orang baik berasal dari TNI-Polri maupun masyarakat
setempat. (red)