![]() |
Foto : Kebakaran kandang ayam |
Lombok Timur, IndepthNTB – Sebuah kebakaran melanda kandang ayam potong milik Muh. Aminudin (60), seorang petani dan pekebun di Dusun Sangopati, Desa Mengkuru, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur, pada Rabu (19/2) pukul 10.00 Wita. Kejadian ini mengakibatkan sekitar 1.200 ekor ayam hangus terbakar dan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 400 juta. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kebakaran diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran api dari kandang ayam milik Muh. Aminudin. Fihirudin (45), seorang saksi dan Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, mengatakan bahwa warga langsung berteriak meminta bantuan dan berusaha memadamkan api sebelum tim pemadam kebakaran tiba. “Kami melihat api sudah cukup besar dan langsung berusaha memadamkannya sambil menunggu bantuan dari tim pemadam,” ujar Fihirudin.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Unit Keruak tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 Wita. Dengan bantuan warga, kobaran api berhasil dipadamkan, meskipun sebagian besar kandang dan ayam-ayam di dalamnya sudah hangus terbakar. Material kandang yang terbuat dari bambu (80%) membuat api dengan cepat menyebar dan menghanguskan seluruh bangunan.
Muh. Aminudin, pemilik kandang, mengungkapkan kesedihannya atas kejadian ini. “Saya kehilangan sekitar 1.200 ekor ayam yang siap dipotong. Ini kerugian yang sangat besar bagi saya,” ujarnya. Ia juga menyatakan bahwa kandang tersebut tidak diawasi pada saat kejadian, sehingga kebakaran baru diketahui setelah api meluas.
Berdasarkan investigasi sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh arus pendek listrik di dalam kandang. Situasi kandang yang sepi dan tidak diawasi turut memperparah kejadian ini. “Kami menduga penyebabnya adalah arus pendek listrik. Material kandang yang terbuat dari bambu juga membuat api cepat menyebar,” jelas petugas pemadam kebakaran.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi peternak dan masyarakat sekitar untuk lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik dan bahan bangunan yang digunakan. Pemerintah setempat juga diharapkan dapat memberikan bantuan dan pendampingan kepada Muh. Aminudin untuk memulihkan usahanya.
Sampai berita ini diturunkan, proses pembersihan lokasi kebakaran masih dilakukan. Warga sekitar dan pihak berwenang berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan. “Kami berharap ada langkah-langkah pencegahan yang lebih baik agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkas Fihirudin.