![]() |
Foto : Pj. Bupati Lotim saat memimpin apel |
Lombok Timur, IndepthNTB - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui berbagai program yang responsif gender, penanggulangan stunting, serta perlindungan anak. Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur dalam sebuah pertemuan dengan para pemangku kepentingan di bidang kesehatan.
“Pemerintah menyadari bahwa sektor kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Sinergisitas yang telah terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan yang lebih baik,” ujar Pj. Bupati.
Upaya-upaya yang dilakukan pemerintah antara lain melalui peningkatan layanan kesehatan yang responsif gender, yang bertujuan untuk memastikan bahwa semua lapisan masyarakat, termasuk perempuan dan anak-anak, mendapatkan akses kesehatan yang setara dan berkualitas. Selain itu, program penanggulangan stunting juga menjadi prioritas utama, mengingat stunting masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah, termasuk Lombok Timur.
Pj. Bupati juga mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan, terutama dalam mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang kerap meningkat saat musim hujan. “Masyarakat diimbau untuk melindungi keluarga dan lingkungan dari demam berdarah dengan melakukan gerakan 3M, yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur,” katanya.
Selain itu, Pj. Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran diri serta keluarga, terutama menjelang bulan suci Ramadan. “Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan ibadah puasa. Mari kita jaga kebugaran tubuh agar dapat beribadah dengan optimal,” pesannya.
Upaya pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan responsif gender, menangani stunting, serta melindungi anak-anak menunjukkan komitmen kuat untuk membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, diharapkan tujuan pembangunan kesehatan dapat tercapai secara optimal.(INTB)